Berita Terpopuler

Multaqa Ulama Se Kabupaten Cirebon Menyatakan Sikap Menolak Poeple Power

Multaqa Ulama Se Kabupaten Cirebon Menyatakan Sikap Menolak Poeple Power

CIREBON,Tinewss.com - Dalam rangka mempererat tali silaturahim antar ulama, habiib, pimpinan pondok 

pesantren dan cendekiawan muslim serta perwujudan peran ijabiyah (responsif terhadap permasalahan umat), MUI Kabupaten Cirebon.


Kegiatan tersebut, dalam acara “Multaqa Ulama,  yang di hadiri oleh Habaib, Pimpinan Pondok Pesantren dan Cendekiawan Muslim se-Kabupaten Cirebon bertempat di salah satu hotel jalan Tuparev, Kedawung, Kabupaten Cirebon. Senin(20/5/2019)


" Multaqa Ulama hari ini sebagai tidak lanjut dari Multaqa Ulama  tingkat propinsi para ulama di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Cirebon ini masyarakat yang tentram damai dan kemudian tidak terjadi kerusuhan kerusuhan," kata KH Muklisin Mujahir Ketua Bidang MUI Kabupaten Cirebon  usai kegiatan Multaqa Ulama.


Jadi pada dasarnya para ulama berkumpul bersama, Kiyai, Cendikiawan Ormas - Ormas islam supaya apabila pimpinan - pimpinan rukun masyarakat akan rukun juga. Persoalan - persoalan yang ada hubungannya dengan hasil pilpres pileg yang sekarang masih di proses  hitungannya oleh KPU.


img-1558368218.jpg

KH Muklisin Mujahir  Ketua Bidang MUI Kabupaten Cirebon mengharapkan,

masyarakat masih menunnggu hasil apa yang bisa di peroleh oleh masing masing calon presiden dari pasangan apakah 01 apakah 02  sesungguhnya masyarakat tinggal menunggu.


"Jadi harapan  kami dari Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon khususnya. Di Cirebon itu sudah kondusif karena pimpinan - pimpinan ormas. Bhakan, pimpinan umat beragama mereka selalu bertemu dan cendikawan- cendikiawan muslim sering bertemu salah satu bukti di Cirebon sudah aman betul dan kemudian ada isu - isu poeple power dan sebagainya," ujarnya.


Dan ini kami dari pimpinan MUI Kabupaten Cirebon sengaja mrngumpulkan pimpinan pimpinan ormas, Kiyai, Habaib kemudian Cendikiawan muslim untuk menjaga  yang kondusif dan Indonesia damai.


Di singgung masalah poeple power,  mengatakan, jadi bahasanya mencegah ya, jadi masyarakat Kabupaten Cirebon melalui pimpinan pimpinan yaitu supaya tidak mengerahkan massa yang menimbulkan keresahan apalagi tidak diharapkan sama sekali kalau ada kerusuhan kerusuhan begitu," pungkasnya. (Jhon) ***


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Kategori