Berita Terpopuler

Pelayanan RSUD Sumedang,  Lamban dan Mengecewakan,  Akhirnya Pasien Pindah Rumah Sakit

Pelayanan RSUD Sumedang, Lamban dan Mengecewakan, Akhirnya Pasien Pindah Rumah Sakit

Sumedang, Tinewss.com - Layanan kurang ramah bahkan terkesan tidak profesional di konfirmasi terjadi di IGD Rumah sakit Umum Daerah Sumedang, 9/11/2.19).


Dokter dan perawat,  malah saling tertawa ketika pasien diminta untuk segera mendapatkan tindakan. Demikian disampaikan oleh orangtua Pasien kepada Tinewss.com. Menurutnya,  pasien yang datang adalah Mahasiswa Kedokteran tingkat akhir.  Dia sendiri tahu,  sampai batas mana profesionalisme pelayanan di RSUD Sumedang. 


Bahkan masih menurutnya,  orangtua dan istrinya beberapa kali dirawat di RSUD Sebelumnya. Tidak masalah.  "Ini ada penurunan layanan yang terjadi. Saya kenal dengan Direkturnya,  saya minta bantuan.  Direkturnya bilang siap,  ternyata staf pelaksananya malah tidak profesional. Pada ketawa,  senyum sinis. cing cirihil," tegasnya. 


Masih menurut narasumber,  yang tidak mau disebutkan namanya,  bukan tindakan layanan yang didahulukan,  tetapi tindakan administratif.  "Tanya BPJS lah,  tanya ini itu.  Dan akhirnya Kami pun bayar," tegasnya. 


Kami, langsung mencoba kontak RS lain yang ada di Sumedang,  dan langsung kami pindah RS,  mendapatkan layanan standar dan segera mendapatkan tindakan sebagaimana mestinya.  "Sekarang,  pasien sudah pindah di RS Pakuwon,  sudah diberi tindakan. Dan mendapatkan perawatan," ucapnya. 


Dikonfirmasi kepada pihak RSUD melalui telp,  baik Direktur maupun Humas RSUD, Direktur menyesalkan tindakan yang dilakukan petugasnya,  dan akan mencoba melakukan konfirmasi. "Saya kebetulan sedang diluar kota, saya juga mencoba menghubungi keluarga Pasien,  namun tidak diangkat,  dan mendapat kabar pasien sudah pindah Rumah Sakit, " kata dr Aceng,  Direktur RSUD.


Aceng juga kaget,  kenapa pakai BPJS tapi harus tetap bayar.  "Loh,  kan pakai BPJS,  tapi kenapa harus bayar?", jawabnya ketika pasien menunjukan kartu BPJS,  namun tetap bayar. 


Ketika dikonfirmasi ulang ke keluarga Pasien,  yang kebetulan Dewan Pembina IWO (Ikatan Wartawan Online) Sumedang, menjelaskan bahwa kemudian pihak keluarga membayar, tidak menggunakan BPJS.  "Bayar saja seperti itu,  apalagi pakai BPJS.  Saya ini kenal dengan Direkturnya,  pelayanan dari petugas sangat jauh dibandingkan layanan di Rumah Sakit Swasta.  Bahkan secara SOP saja tidak demikian halnya.  Ditanya siapa Dokter Jaga saja,  jawabnya Tidak tahu.  Bagaimana dengan masyarakat lainnya?", terangnya dengan kesal.  (RN) ***


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Kategori