Berita Terpopuler

Perusahaan China Di Sumedang, Digugat Karyawannya Melalui Disnaker

Perusahaan China Di Sumedang, Digugat Karyawannya Melalui Disnaker

Perusahaan China Di Sumedang, Digugat Karyawannya Melalui Disnaker


Sumedang, Tinewss.com – Perusahaan China yang tergabung dalam pengerjaan proyek PLTA Jatigede, China Sinohydro Corp. sejak tahun 2011, diadukan oleh sekelompok karyawannya ke Kantor Dinas Tenaga dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang, hari ini Rabu (4/9/2019).


Tidak kurang dari 100 karyawan hadir di kantor Disnaker. Kedatangan mereka mendapat pendampingan dari Ketua LSM GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) Distrik Sumedang, Yudi T. Sunarja. Sedangkan pihak Disnaker yang menerima pengaduan masing-masing hadir Sekertaris Dinas Tenaga kerja dan transmigrsi Zarkasih, Kabid Hubungan Industri Hj. Empung dan Kasi Perselisihan Agus Suryanus dan Kasi Syarat Kerja & Kelembagaan Nisye, mewakili Kepala Dinas, Asep Sudrajat, yang sedang melakukan kegiatan di luar Kantor.


Yudi, yang mendapatkan mandat dari Karyawan Sinohydro, menyampaikan pengaduan terkait dengan beberapa hal yang dirasa ganjil bahkan cenderung melanggar hukum. Karyawan merasa ada bentuk penindasan karena hak-hak mereka sebagai karyawan tidak sepenuhnya diperoleh. “Ada perbedaan angka gaji yang diterima dengan slip gaji,” terang Yudi.


Lebih lanjut Yudi juga menegaskan, karyawan juga tidak menerima jaminan kesehatan, kecelakaan bahkan meninggal dunia dalam pekerjaan. “Kami mensinyalir ada pelanggaran yang mengarah pidana yang dilakukan oleh oknum Perusahaan. Dalam kasus meninggal Dunia karena kecelakaan, baru dibayarkan setelah Kami (GMBI) melakukan pengaduan, dan itu pun baru sebagian,” tegas Yudi.


Lebih lanjut, kata Yudi, atas keberhasilannya tersebut, tidak kurang dari 600 karyawan Sinohydro kini menjadi Anggota GMBI. Selain masalah kompensasi tersebut, Yudi pun mengadukan status karyawan yang tidak ada kontraknya. “Baru sebagian yang memiliki kontrak, itupun setelah Kami mendesak pihak Perusahaan,” terang Yudi, yang juga menjelaskan bahwa di Perusahaan belum terbentuk Serikat Pekerja, sehingga ke depan setelah status mereka jelas, akan dibentuk Serikat Pekerja untuk mewadahi segala bentuk pengaduan dan perselisihan berikutnya.


Menanggapi pengaduan tersebut, Pihak Disnakertrans Sumedang, Zarkasih, siap melakukan crosscek karena seyogyanya ketika karyawan masuk kerja harus mengetahui dulu perjanjian kerjanya, juga dirinya siap komunikasi dengan pihak pengawas dan perusahaan Sinohydro. Proyek Jatigede, menurut Zarkasih, adalah Proyek Nasional, bukan lagi ranah daerah. Sedangkan Pengawasan ketenagakerjaan saat ini dipegang oleg Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi. “Namun demikian, Kami siap memfasilitasi komunikasi dengan propinsi atau pusat,” kata Zarkasih.


Sedangkan Agus Suryanus, menyatakan bahwa masalah Karyawan Sinohydro dibawa ke ranah hukum atau pengadilan, jika memang terbukti. “Saya membutuhkan data jumlah karyawan dan nanti akan dipanggil baik dari karyawan  atau pihak perusahaan Sinohydro,” tutur Agus.


Pertemuan ini ditutup dengan perjanjian kesiapan pihak disnaker, karyawan juga GMBI untuk dilanjutkan minggu depan dengan memanggil pihak Sinohydro, Karyawannya dan Pengawas dari Disnakertrans Provinsi Jawa Barat.


Dihubungi terpisah melalui sambungan WhatApps, Koordinator Pengawas Wilayah Sumedang dari Disnakertrans Propinsi, Ujang Junaedhy Pelliana, menyampaikan bahwa mereka belum mendapatkan informasi terkait adanya pengaduan maupun audiensi antara Karyawan Sinohydro dengan Disnakertrans Sumedang. Namun demikian, pihaknya memberikan apresiasi atas inisiatif karyawan yang melakukan pengaduan tersebut. Lebih lanjut, pihak pengawas meminta GMBI membuat surat pengaduan ke UPTD Pengawasan. “Kepada rekan-rekan LSM dan GMBI, terkait hal tersebut, mohon dibuatkan surat ke UPTD Pengawasan,” jelasnya. 


Lebih lanjut, terkait hal ini, pihaknya menjanjikan akan turun secara full team. (Aep Sudrajat) *


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Surat Pembaca

Toilet UIN Sunan Gunung Djati Bandung Seperti Gudang Universitas seharusnya menjadi tempat yang n...

Cameliasari
Kategori