Jatinangor Rasa Sumedang,  Ini Kata Budayawan Jatinangor

Jatinangor Rasa Sumedang, Ini Kata Budayawan Jatinangor

Sumedang, Tinewss.com - Salah satu budayawan Jatinangor yaitu pupuhu Sunda Mentang Abah Djati angkat bicara. Tertarik dengan statement Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bahwa "Jatinangor Harus Rasa Sumedang, Jangan Lagi Rasa Bandung". Pada salah satu media online nasional.


Abah Djati membenarkan, "Betul sekali Jatinangor saat ini adalah kawasan pendidikan yang menjadi lokasi sejumlah universitas ternama mulai dari Unpad, ITB, IPDN, hingga Ikopin". Caringin, Jatinangor (31/8/2019).


"City branding adalah upaya membangun identitas sebuah kota. Identitas adalah sebuah kontruksi, sebuah konsekuensi dari sebuah proses interaksi antar manusia, institusi dan praktis dalam kehidupan sosial," tuturnya


"Berbicara mengenai city branding Jatinangor maka tidak akan terlepas dari pembicaraan mengenai merek, karena city branding identik sebagai bagian dari konsep merek itu sendiri," lanjut dia.


"Kegiatan city branding ini termasuk Jatinangor menuntut setiap daerah berlomba menciptakan citra tertentu dibenak masyarakat luas dalam merepresentasikan karakter kota itu sendiri Citra kota memiliki kekuatan dalam membentuk merek sebuah kota.


"Namun Jatinangor saat ini baru hanya sebatas branding, merek ataupun stempel, "can napak" oleh provinsi diklaim sebagai bandung metropolis area, oleh Sumedang pun yang jelas secara administrasi masuk kabupaten Sumedang belum ada perhatian yang optimal baru hanya sebatas wacana," tegasnya.


"Lihat saja, Jatinangor kelihatan maju itu hanya dipermukaannya saja. Salah satu contoh, desa Cilayung dan Cileles adanya pembangunan tol tidak berdampak signifikan secara ekonomi baik itu tenaga kerja maupun infrastruktur justru tambah buruk, kearifan lokal tidak diperhatikan," jelasnya.


Saya berharap city branding Jatinangor berbasis Sumedang Puser Budaya Sunda itupun kalau program itu masih dilanjutkan, saya minta untuk disegerakan tentunya dengan tidak meninggalkan kearifan lokal, termasuk juga Sumedang Simpati bukan hanya jargon dan personal branding rezim saat ini, tapi dapat terlaksana," pungkas dia. (Agus B Aripin)***

Sumber : http://tinewss.com/jatinangor-rasa-sumedang-ini-kata-budayawan-jatinangor-detail-417347