Wise Waste, Star Up asal Sumedang Lolos seleksi Tingkat Nasional, Solusi Alternatif Sumedang Bebas Sampah

Wise Waste, Star Up asal Sumedang Lolos seleksi Tingkat Nasional, Solusi Alternatif Sumedang Bebas Sampah

Sumedang, Tinewss.com – Wise Waste (#bijaksampah) merupakan Social Enterprise Start Up rintisan di bidang persampahan. Star Up asal Sumedang ini, mengajak masyarakat untuk mengelola dan bertanggungjawab terhadap sampahnya masing-masing, dengan diberikan insentif sebagai perangsangnya. Usaha rintisan Wise Waste, sudah lolos seleksi tingkat Nasional dan saat ini masuk inkubasi serta berkantor di SBM ITB, untuk pengembangan dan dan fasilitasi dengan venture capital.

 

Demikian disampaikan Ricky Alamsyah, Founder dan CEO Wise Waste kepada Tinewss.com melalui sambungan telp dan media WhatsApp, (24/7/2019).  

 

Menurut Ricky, salah satu program layanan yang diberikan wise waste adalah transaksi atau penukaran sampah menjadi poin yang kemudian dapat ditukarkan untuk membeli pulsa, dompet online, membayar listrik, pembayaran BPJS, diskon atau voucher di minimarket atau supermarket. Melalui program ini, diharapkan masyarakat yang memproduksi sampah, baik rumah tangga maupun rumah produksi serta para pemulung, dapat dengan bijak mengelola sampah, dan disampaikan ke Bank Sampah, kemudian mendapatkan nilai ekonomi. “Ini menjadi menarik, insetif ini diharapkan sebagai pemicu masyarakat agar sadar bahwa sampah bisa menghasilkan uang,” jelas Ricky.

 

Ricky, pemuda asal Sumedang lulusan Teknik Lingkungan ITB dan pernah menjadi  konsultan internasional manajemen persampahan di perusahaan Jerman (Fichtner GmBH), tidak sendirian menginisiasi pembentuan usaha rintisan ini. Ada Ahmad Tajudin dan juga Putri Rahmawati. Ahmad adalah   TPS3R, KSM, dan Bank Sampah sedangkan Putri lulusan SBM ITB dan praktisi manajemen bisnis.

 

img-1563966465.jpg



Inisiatif para pemuda Sumedang ini,  lolos penyeleksian tingkat nasional Start Up untuk kemudian dibina secara langsung oleh para profesional di Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB. Setelah melalui proses penyeleksian yang ketat seperti administrasi, uji kelayakan bisnis, dan wawancara. Wise Waste, Start Up asal Sumedang ini lolos baik secara analisa finansial bisnis maupaun secara dampak yang dihasilkan pada sosial dan lingkungan. Para Start Up yang lolos akan di inkubasi dan diberikan fasilitas-fasilitas oleh SBM ITB seperti beasiswa intern ke Singapura, kantor permanen di SBM ITB, bantuan konsultasi, legalitas perusahaan, akses permodalan venture capital, pengembangan kapasitas, monitoring dan evaluasi.

 

Tahap awal, Wise Waste akan melakukan sinergi dengan pemerintah, masyarakat, komunitas, akademisi, dan perusahaan mitra lainnya. Saat ini pilot project akan diinisiasi di Sumedang, “Bersama Bank Sampah Induk Sumedang sebagai mitra strategis dalam edukasi dan pembinaan budaya masyarakat untuk mau memilah sampah dengan baik,” pungkas Ricky.

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Facebook
Twitter