1 Tahun Sumedang Simpati, Refleksi, Apresiasi atau sekedar Basa Basi

“Unsur media merupakan salah satu pilar dalam mewujudkan pembangunan di Kabupaten Sumedang, dan Kami mengucapkan terima kasih telah menjadi bagian dalam proses pembangunan Sumedang” Kata Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir.

Sumedang, Tinewss.com – Pemerintah Kabupaten Sumedang dibawah Kepemimpinan Bupati H Dony Ahmad Munir bersama Wakil Bupati H Erwan Setiawan genap 1 (satu) tahun sejak dilantik 20 September 2018 di Gedung Merdeka Bandung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Hari ini (20/9/2019) bertempat di Gedung Negara Sumedang, 1 tahun pasca pelantikan, Dony dan Erwan mengadakan acara bertajuk “Refleksi 1 Tahun Sumedang Simpati”. Hadir pada acara ini Jajaran Pejabat Pemerintah Kabupaten Sumedang, Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, unsur Forkopimda, dan banyak tamu undangan dari berbagai profesi termasuk para politisi Partai Politik di Sumedang.

Sumedang Simpati, adalah Visi Sumedang akan dibawa kemana di era kepemimpinan Dony Erwan. Simpati adalah kepanjangan dari Sejahtera, Agamis, Maju, Profesional, dan Kreatif. Sering disampaikan Bupati Dony, tujuannya Sumedang ini dengan Sejahtera Masyarakatnya, Agamis Akhlaknya,Maju Daerahnya, Profesional Aparaturnya dalam melayani masyarakat dan Kreatif ekonominya dalam menciptakan lapangan pekerjaan.

Dony dan Erwan, memenangkan Pilkada Serentak sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang untuk periode 2018-2023. Didukung oleh 4 Partai, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat (PD), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN). Pasangan ini memperoleh suara sebanyak 275.337 suara atau 42.81% dari total suara sah 643.125 suara. Dony Erwan, berhasil unggul dihampir semua kecamatan di Sumedang, serta unggul dibanding kandidat lainnya, yakni pasangan no urut 2 Setya Widodo-Sonia Sugian yang meraih 69.007 suara, paslon no urut 3 Zaenal Alimin-Asep Kurnia meraih 120.270 suara, paslon no 4 Irwansyah Putra-Sidik Jafar sebanyak 102.834 suara dan paslon no urut 5 Eka Setiawan – Moh Agung Anugerah meraih 75.677 suara. (sumber: dokumen Tinewss).

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir (Tengah) bersama dengan Wakil Bupati H Erwan Setiawan (Kiri) dan Sekretaris Daerah Sumedang Herman Suryatman (Kanan), saat memberikan keterangan Pers pada 1 tahun Sumedang Simpati (20/09/2019)

Kini, satu tahun kemudian, Dony Erwan menyampaikan refleksi atau gambaran atas capaian yang sudah dilakukan selama 1 tahun tersebut. Kepada awak media, Dony-Erwan menyampaikan bahwa perjuangan belum berakhir. “Apa yang telah kami capai harus kami tingkatkan, sedangkan apa yang belum kami capai akan terus kami perjuangkan, dan apa yang menjadi kekurangan akan kami perbaiki,” ujar Dony.

Dony juga menyampaikan terima kasih atas kerjasama semua pihak dalam mensukseskan Sumedang Simpati. Termasuk kepada Media, yang dijadikan Pemkab Sumedang sebagai bagian dari pentahelix dalam mewujudkan Visi Sumedang. “Unsur media merupakan salah satu pilar dalam mewujudkan pembangunan di Kabupaten Sumedang, dan Kami mengucapkan terima kasih telah menjadi bagian dalam proses pembangunan Sumedang” kata Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir.

Bupati mengatakan, evaluasi dan introspeksi merupakan inti dari refleksi perjalanan satu tahun dirinya dan Wakil Bupati memimpin Sumedang. “Testimoni, kritik dan saran senantiasa menjadi bahan kami mengambil kebijakan dalam rangka mewujudkan Sumedang Simpati,” ujarnya.

Bupati juga memaparkan beberapa program unggulan Sumedang Simpati seperti Sumedang Agamis yang digerakkan seluruh desa, kecamatan dan semua stakeholders melalui Magrib Mengaji dan Suhuh Berjamaah dan program-program lainnya.

“Masih dalam Sumedang Agamis, melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang kita mencanangkan gerakan Generasi Cerdas EKSOTIK (Ekspresif, ShOleh, bereTIKa), yang isinya siswa yang beragama Islam sebelum masuk sekolah harus mempunyai wudlu, one day one sheet (mengaji 1 hari 1 halaman), bertutur kata sopan dan bersikap santun. Semoga ini akan menjadi kebiasaan di setiap sekolah, di samping Wajib Belajar Diniyah 4 tahun” paparnya.

Selain itu, Bupati memaparkan program terkait dengan reformasi birokrasi sebagai upaya terobosan di Kabupaten Sumedang salah satunya adalah Mal Pelayanan Publik (MPP) yang di dalamnya ada 361 jenis layanan.

“Kami juga telah mewujudkan Zona Integritas di 12 SKPD menuju WBK dan WBBM sebagai bagian dari reformasi birokrasi. Tahun depan kami akan membuat seluruh SKPD yang lain mengikuti ZI WBK WBBM ini,” katanya.

Dikatakan, capaian SAKIP juga mengalami peningkatan yang tadinya mendapat nilai C menjadi B sebagai bentuk akuntabilitas pemerintah daerah. “Kami juga sedang melakukan transformasi birokrasi dari budaya manual ke budaya digital dimana sedang dirintis Sumedang Digital Region mulai dari e-government, e-budgeting, e-office. Semuanya dalam rangka mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya

Pada bidang ekonomi kreatif yakni program one village one product yang sering kali menjadi catatan adalah akses modal dan pasar.

“Untuk modal sudah banyak skemanya. Sedangkan untuk pemasaran, kami sudah tekankan kepada Disnakertrans dalam setiap pelatihan bersama gerakan wirausaha muda untuk diberikan materi berupa sistem digital marketing,” ucapnya.

Bentuk usaha lainnya adalah dengan memanfaatkan e-commerce dan on line shop. “Kami sudah bekerja sama dengan Bukalapak yang akan memberikan sebuah laman khusus berupa market place bagi para pelaku UKM hasil dari One Village One Product untuk pemasarannya,” tuturnya.

Dikatakan, bagi para UKM sendiri di internet tidak mungkin bisa menyaingi Bukalapak atau Tokopedia, “Jadi kalau kita belum bisa bersaing, caranya harus kolaborasi,” kata Bupati.

Menanggapi capaian Bupati dan Wakil Bupati, Apresiasi datang dari unsur Forkopimda. Ketua Sementara DPRD Kabupaten Sumedang, Atang Setiawan, memberikan apresiasi sekaligus masukan kepada Pemerintah. “Alhamdulillah, dalam upaya pemerintah mengatasi pengangguran dan pengentasan kemiskinan. kini ada Kampung Alumunium, Kapung Sepatu, ada Program One Village One Product, tetapi saya ingatkan pula jangan lupakan dengan bantuan pemasarannya,” kata Atang.

Demikian halnya dengan Dandim 0610 Sumedang, Letkol Arh. Novianto Firmansyah, S.E., M.Tr (Han) memberikan apresiasi atas kinerja Bupati dan Wakil Bupati Sumedang. “Satu tahun Sumedang Simpati di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bapak Dony Ahmad Munir dan Bapak Erwan Setiawan, hasilnya Luar Biasa,” kata Dandim.

Lebih lanjut Dandim juga menyampaikan bahwa apa yang sudah diraih oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang sudah banyak yang dicapai dan dirasakan oleh masyarakat pada umumnya. Selain itu, Novianto juga mengapresiasi tentang komunikasi antar Forkopimda terjalin dengan baik. “Komunikasi antar instansi terkait, terjalin baik sehingga semua pelaksanaan tugas dapat terlaksana dengan baik pula.,” tegasnya.

Apresiasi juga datang datang dari masyarakat yang disampaikan di dunia maya, berbagai harapan dan doa mereka sampaikan termasuk laporan kalau di daerahnya masih banyak pengangguan, jalan masih berlubang, bahkan kemarau panjang membuat mereka tidak bisa bercocoktanam agar menjadi perhatian Bupati dan Wakil Bupati. (Rauf Nuryama)***

%d blogger menyukai ini: