Ada Yang Aneh Dari Warung Kopi Di Cirebon Ini

Cirebon, TiNewss.com – Warung Kopi Manis cara menikmati rebusan kopi yang benar ditempat yang tepat, sebuah destinasi wisata kuliner baru di Cirebon yaitu bernama, Warung Kopi Manis (WKM) terletak di Jalan Soekarno Hatta, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Warung kopi yang cukup unik mampu menghipnotis pembelinya dan langsug ingat ke memory kenangan masa lalu, sesuai taglinenya Warung Kopi Manis cerita kita di masa lalu. Aneh kan? Kalau Gak percaya coba saja.

Penikmat kopi yang juga sebagai ketua Toyota Land Cruiser Indonesia Chapter Cirebon, H.Atak Rahman mengatakan, menu – menu dan suasana di Warung Kopi Manis membuat kita kembali ingat ke masa lalu, seperti tehnya, kopinya, dan cara penyajian semuanya serba tradsional.

“Warung Kopi Manis, sesuai dengan taglinenya, Cerita Kita Dimasa Lalu, makan sayur lodeh, sayur asem, minum kopi sambil dengerin suara satwa di sawah pas dan mantap bangetlah pokoknya, harus cobain di Warung Kopi Manis”.  Kata H.Atak

Warung Kopi Manis berkonsep jadul, Bangunan joglo dengan kayu – kayu tua khas rumah tradisional Jawa barat menjadi daya tarik tersendiri bagi Warung Kopi Manis. 

Apalagi, letaknya berada tepat di tepi sawah hamparan padi yang hijau, ada aliran sungai kecil dengan air yang cukup jernih, suara satwa katak dan jangkrik, Suasana kampung pedesaan pun langsung terasa ketika pengunjung datang ke Warung Kopi Manis. Warung Kopi Manis buka sejak pukul 06.00 pagi, hingga pukul 22.00 Wib,  Jalan masuk ke Warung Kopi Manis melalui jembatan bambu yang di bawahnya ada aliran sungai irigasi yang jernih.

“Menu-menu di Warung Kopi Manis sangat terjangkau sehingga pengunjung tidak perlu merogoh kocek dalam – dalam, harga mulai dari Rp.3500 hingga Rp.20.000” kata H.Atak sembari menyeruput Kopinya. Kamis (2/01/2020).

Saat tiba di ruangan pertama, lanjut H.Atak tadi saya langsung menemui sebuah tempat duduk dan meja kayu, meja tersebut nberisi hidangan pisang goreng sekaligus bisa melihat proses menggorengnya yang menggunakan tungku tradisional.

Setelah mengambil makan ala prasmanan, pengunjung memilih tempat duduk. Bisa di dalam rumah joglo, di pelataran belakang pinggir sawah maupun di samping kanan, pengunjung bisa menikmati ke hamparan sawah.

“Waktu terbaik mengunjungi Warung Kopi Manis ialah pagi hari. Menjelang siang, namun apabila pengunjung ingin menikmati suasana hening dan ketenangan maka pengunjung bisa datang di malam hari atau saat jam makan malam” pungkas H.Atak.(Jhon)

Terima Kasih Untuk Berbagi Informasi, Silakan Klik Tombol di Bawah !
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •