Akibat Corona, Samsat Sumedang Layani Pengunjung Berbatas Waktu

Sumedang, TiNewss.com – Dalam rangka meminimalisir penyebaran Corona Virus (Covid-19) dan menjalankan program Social Distancing maupun Physical Distancing Kantor Samsat Sumedang membatasi Jam kerja dan layanan pengunjung. Untuk optimalisasi layanan, masyarakat sebaiknya menggunakanlayanan online.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPPD) Kabupaten Sumedang, Enih Srimurni kepada TiNewss.com di Kantor Samsat Sumedang, Jl Parigi Lama, Sumedang (8/4/2020)

“Layanan kantor bersama Samsat Sumedang, melayani pengunjung berbatas waktu. Yaitu Senin hingga Kamis dari Jam 08:00 sampai dengan Jam 13:00 WIB, sedangkan Jumat dan Sabtu hanya sampai jam 11 saja,” kata Enih yang mengaku harusnya melakukan WFH.

“Harusnya saya saat ini Work From Home (WFH) dan berusaha untuk membatasi ketemu dengan kerumunan, namun karena ada hal sangat penting untuk disampaikan ke Karyawan, jadi saya masuk,” tutur Enih.

Samsat Sumedang menyarankan kepada masyarakat untuk menggunakan layanan online. Sedangkan pencetakan bisa dilakukan di kantor Samsat Sumedang, maupun di Polsek terdekat. “Ini untuk antisipasi Corona, dan saya menyarankan lebih baik pakai online. Pencetakan pengesahan bisa ke Kantor Samsat atau ke Polsek terdekat” katanya.

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPPD) Kabupaten Sumedang, Enih Srimurni

Enih belum bisa memastikan layanan berbatas ini sampai kapan. “Belum bisa ditentukan sampai kapan, ya.. sampai dengan waktu yang tidak ditentukan,” tambah Enih.

Protokol Kesehatan

Bagi Pengunjuk yang datang ke Samsat Sumedang, diharuskan mengikuti protokol kesehatan. Mereka yang datang akan di cek suhu tubuhnya menggunakan Thermal Scanner, dan juga dsemprot dengan hand sanitizer. Selain itu, mereka juga ditempatkan pada tempat duduk yang memiliki batas jarak minimal, sekitar 1-2 meter.

“Ya, setiap pengunjung kami sek suhu tubuhnya. pakai hand sanitizer dan mereka wajib menggunakan masker. Disamping itu, mereka juga duduk untuk mendapatkan layanan dengan tempat terbatas dan berjarak seperti itu,” kata petugas Security yang berhasil di temui TiNewss.com di lokasi yang sama.

Layanan Online Samsat Sumedang

Untuk warga Sumedang yang ingin membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bisa melalui sistem online yang sudah tersedia, seperti aplikasi SAMBARA. Aplikasi SAMBARA (Samsat Mobile Jawa Barat) dapat diunduh dengan mudah di Google playstore.

Warga mengisi formulir penyetoran PKB tahun berjalan mengisi melalui aplikasi e-samsat. Nanti akan ada resi pembayaran PKB untuk dibayar melalui ATM bank yang ditunjuk.

Dikutip dari mekanisme e samsat, pada aplikasi tersebut merupakan salah satu inovasi dari Tim Pembina Samsat Jawa Barat dalam memberikan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pengesahan STNK dengan cara pembayaran melalui ATM Bank yang telah bekerja sama di seluruh wilayah Indonesia.

Keuntungan menggunakan E-Samsat Jabar


E- Samsat Jabar memberikan banyak keuntungan serta kemudahan, pembayaran yang dilakukan langsung oleh Wajib Pajak via ATM, diharapkan dapat menghindarkan percaloan, menghilangkan korupsi penerimaan pajak, ketepatan perhitungan pajak yang akan dibayarkan, serta tentunya memberikan kenyamanan bagi para Wajib Pajak.

Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui E-Samsat ini bisa dilakukan di lebih dari 78.000 jaringan ATM-ATM Bank yang telah bekerja-sama di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk mekanisme cara pembayarannya sendiri cukup mudah dilakukan, wajib pajak hanya perlu mendatangi ATM terdekat untuk membayar pajak kendaraannya.

Syarat dan Ketentuan

  • Kendaraan tidak dalam status blokir Ranmor/ blokir data kepemilikan.
  • Wajib Pajak memiliki telpon dan nomor seluler yang aktif (bila meminta kode bayar melalui SMS).
  • Wajib Pajak Memiliki Nomor Rekening Tabungan dan Kartu ATM di Bank BJB atau Bank BNI atau Bank BCA atau Bank BRI atau Bank Mandiri.
  • Berlaku untuk pembayaran pajak kendaraan daftar ulang 1 (satu) tahunan.
  • Tidak berlaku untuk pembayaran pajak kendaraan yang bersamaan dengan ganti STNK (5 tahunan).
  • Masa berlaku pajak yang bisa dibayar kurang dari 6 bulan dari masa jatuh tempo.
  • Wajib pajak adalah perseorangan (bukan badan usaha/yayasan /badan sosial).
  • Mekanisme Cara Pembayaran
  • Sebelum melakukan pembayaran Pajak Kendaraan melalui E-Samsat Jabar, nasabah harus sudah terlebih dahulu mendapatkan Kode Bayar, yang mana Kode Bayar tersebut bisa didapatkan melalui Aplikasi Sambara atau SMS Gateway Samsat atau Website Bapenda.

Cara mendapatkan Kode Bayar bisa melalui (pilih salah satu) :

Aplikasi Sambara
Aplikasi Sambara bisa diunduh terlebih dahulu di:

Pada menu Sambara pilih Info PKB lalu isikan Nomor Polisi Kendaraan, klik Cari, dan akan tertera besaran pajak yang harus dibayarkan,

Selanjutnya klik Lanjut Daftar Online,

Isikan No. KTP Pemilik kendaraan dan 5 digit terakhir No. Rangka Kendaraan (No. Rangka bisa dilihat di lembar STNK),

Lalu klik Proses

Setelah mendapatkan Kode Bayar silahkan kunjungi ATM terdekat untuk melakukan pembayaran Pajak Kendaraan anda

Dilokasi yang sama, BAUR STNK Polres Sumedang yang bertugas di Samsat, Bripka Ade Irawan, menyampaikan bahwa jumlah pengunjung rata-rata mencapai 300 perhari.

“Sekitar 200 sampai 400 per hari, jadi kalau rata-rata hampr 300-an per hari. Kami lakukan percepatan sesuai dengan jam kerja yang dibatasi,” kata Ade.

Lebih lanjut ade menghimbau kepada pengunjung agar senantiasa melakukan social distancing, dan Maklumat Kapolri.

“Sebagaimana Maklumat Kapolri, salah satunya adalah apabila dalam keadaan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan banyak orang dilaksanakan dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19″ tuturnya. (Rauf Nuryama) ***