Apresiasi Prestasi Pemkab Sumedang Atasi Kemiskinan Tahun 2019, Asep Sumaryana: Sumedang Bisa Jadi Destinasi Wisata Comparative Study

“Ini bisa jadi, Sumedang menjadi destinasi (daerah tujuan) kunjungan wisata sambil Comparative Study menurunkan kemiskinan,” tutur anggota DPRD yang memiliki hobby pelihara ternak ini.

Dr H Asep Sumaryana, Ir. M.Si, Angggota DPRD Kabupaten Sumedang bersama peternak di Sumedang (Doc/Istimewa/TiNewss.com)

Sumedang,TiNewss.com – Asep Sumaryana, Politisi Partai Amanat Nasional, anggota DPRD Kabupaten Sumedang, memberikan apresiasi atas capaian Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam mengentaskan kemiskinan tahun 2019. Sebagaimana diberitakan di media ini, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, menyampaikan bahwa penurunan angka kemiskinan di Sumedang sebesar 0.71 % dari tahun sebelumnya. Menurut Data BPS kemiskinan di Sumedang 2018 sebesar 9.76% dan tahun 2019 sebesar 9.05%.

“Menurunkan Angka 0,71 % atau mendekati 1 %, adalah prestasi luar biasa. Ini prestisius, saya memberikan apresiasi sebesar-besarnya,” jelas Asum, panggilan akrabnya menjawab pertanyaan redaksi melalui Akun WhatsApp.

Prestasi ini akan banyak berdampak, akan ada 500-san Kab/Kota di Indonesia yang potensial belajar “studi banding” dan berkunjung ke Sumedang. “Ini bisa jadi, Sumedang menjadi destinasi (daerah tujuan) kunjungan wisata sambil Comparative Study menurunkan kemiskinan,” tutur anggota DPRD yang memiliki hobby pelihara ternak ini.

Sekaitan dengan prestasi luar biasa ini, Asum menyarakan Pemerintah Kabupaten Sumedang perlu segera menyiapkan diri untuk study comparative tersebut. Untuk ini maka perlu mengemas Succes Story Program Inovatif Rumah Besar Fakir Miskin. “Program unggulan menurunkan kemiskinan 0,71 % dalam 1 tahun kepemimpinan Bupati H Dony Ahmad Munir,” jelasnya.

Buatlah kemasan yang menarik. Sumedang harus punya big data, Jumlah KK miskin by name by address ada berapa , siapa , dimana tersaji menarik . Dilengkapi profile singkat. Berapa pendapatan awal sebelum diintervensi program rumah besar fakir miskin? Serta lengkapi dengan buku pintar Program Inovatif Rumah Besar Pakir Miskin untuk menurunkan kemiskinan.

Uraian singkat bagaimana program ini dijalankan , bagaimana struktur pelaksananya , berapa anggaran ?

Apa yg diintervensi dan bagaimana menintervensinya , sehingga pendapatanya naik ? Naik menjadi berapa ? Karena kan kemiskinan itu parameternya pendapatan.

“Saya kira kalau ini dikemas disajikan menarik akan mengundang Kab /Kota lain kagum.dan belajar ke Sumedang. Bupati yang menyarankan Sumedang menjadi destinasi wisata, kemiskinan saja kalau diolah bisa jadi destinasi wisata. Ini akan mendeliver keberhasilan Banyuwangi membuat hampir seluruh Kab/Kota belajar dan berkunjung ke Banyuwangi. Sumedang? Mengapa tidak!” tutur Asum. (Rauf Nuryama)

Hits: 7