BREAKING NEWS: 42 Ribu Permohonan KTPEl Di Sumedang, Segera Di Cetak, Kadisdukcapil : Sumedang Jadi Pilot Project Percepatan Layanan Kependudukan Di Indonesia

Sumedang, TiNewss.com – Kabar baik kini datang dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumedang. Pemohon KTPel (Kartu Tanda Penduduk Elektronik) yang sudah berbulan-bulan tidak jadi karena alasan Blanko KTPel tidak ada, akan segera di cetak. Bukan hanya dicetak, sekitar 42 ribu lebih akan langsung di distribusikan melalui Kantor Pos Indonesia. Satu lagi kabar baik, bagi masyarakat Sumedang, proses percepatan ini, ternyata Sumedang menjadi salah satu pilot project percepatan pencetakan KTPEl di Indonesia.

Demikian disampaikan Kepala Disdukcapil Kabupaten Sumedang, H. Achmad Kusnadi D, S.H., M.M, kepada TiNewss.com, Kamis (6/2/2020).

Alhamdulillah berdasarkan hasil rapat koordinasi pembahasan percepatan pencetakan KTP-el di Ditjen Dukcapil pada tanggal 30 Januari 2020 lalu, Kabupaten Sumedang telah ditetapkan menjadi satu-satunya daerah di luar wilayah¬† JABODETABEKJUR dan BANDUNG RAYA, sebagai pilot project untuk melaksanakan program percepatan pencetakan KTP-el secara Nasional, yang harus dituntaskan pada bulan Februari ini,” terang Achmad.

Setidaknya ada 42.844 permohonan KTPEl yang harus segera dicetak dan di distribusikan. 13.576 diantaranya adalah permohonan KTPEl baru, sisanya sebanyak 29.268 buah adalah KTPEl cetakan kedua dengan berbagai alasan, misalnya KTPEl hilang, rusak, atau ada perubahan data.

“Kita (Disdukcapil Sumedang) sejak 26 Juni 2019 sampai dengan 31 Januari 2020, ada 42.844 Permohonan KTPEl teregistrasi dalam data Kami. Dan ini tidak bisa kami cetak, karena ketiadaan blanko yang belum di kirim dari Pemerintah Pusat,” ucapnya.

Lebih lanjut, Achmad juga menyampaikan permohonan maaf dan mengucapkan terima kasih atas kesabarannya dalam menunggu KTPEl yang tak kunjung jadi. Selain itu, Kadisduk menghimbau agar masyarakat yang sudah mengajukan permohonan KTPEl, agar menunggu saja di rumah, karena semuanya akan di distribusikan melalui Kantor Pos Indonesia, melalui program Disdukcapil Kabupaten Sumedang, yakni Simpay Arum. Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan antar ke Rumah, yang sudah dimulai sejak November 2018, serta menjadi yang pertama di Indonesia, bekerja dengan PT Pos Indonesia untuk pengantaran adminduk ini.

“Melalui Program yang di Gagas Pak Bupati dan Pak Wabup, Kita mendapatkan apresiasi baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi. Bahkan, Kami sering diminta menjadi pembicara, untuk testimoni kegiatan ini,” terang Achmad bangga.

Program percepatan ini, juga telah sukses menghapus praktek percaloan pembuatana administrasi kependudukan, yang sebelumnya banyak dikeluhkan warga. Selain ini, banyak memotong birokrasi, dan yang paling kentara adalah, masyarakat cukup sekali datang mengurus permohonan dan perekaman, selanjutunya menunggu di rumah, KTPEl, KK, Akte Kelahiran atau Adminduk laiinya akan dikirim melalui Pos Indonesia.

Menurut Catatan TiNewss.com, sejak digulirkannya program ini, mendapatkan banyak apresiasi dari masyarakat Sumedang. Sayang, kemudian karena stok blanko KTP tersendat, serta beberapa mesin rekam di beberapa Kecamatan kondisinya rusak, sehingga menjadi faktor penghambat dalam layanan. Bahkan, keluhan terjadi baik melalui website Sumedang.lapor.go.id, facebook, maupun media sosial lainnya.

Kadisduk menyampaikan bahwa pengurusan adminduk di Sumedang GRATIS.¬†“Kami ingin memberikan pelayanan Administrasi Kependudukan yang terbaik bagi Masyarakat Kabupaten Sumedang. Pemangkasan alur birokrasi, Masyarakat cukup datang sekali, dan tunggu hasilnya di rumah. Tentu membuat masyarakat lebih irit dari sisi biaya,” terang Achmad.

Untuk diketahui oleh para pemohon KTPEl, yang mendaftar tanggal 3 Februari 2020 s/d 7 Februari 2020 permohonan KTP-el akan dicetak dan dapat diambil secara langsung oleh yang bersangkutan di ruang pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumedang (Komplek Gedung Negara), Senin 10 Februari 2020.

Setelah tanggal 10 Februari 2020 setiap permohonan KTP-el hasilnya bisa diambil satu hari kemudian. Misalkan pendaftaran tanggal 10 Februari maka KTP-el dapat diambil tanggal 11 Februari di ruang pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumedang (Komplek Gedung Negara).

Sedangkan pemohon KTP-el sejak Juni 2019 s/d 30 Januari 2020 agar tetap bersabar tidak usah khawatir dan tidak perlu datang lagi ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil/ MPP, silakan tunggu dirumah masing- masing karena permohonnya sedang di proses pencetakan dan akan di kirim ke alamat masing- masing melalui jasa POS Indonesia.

Sedangkan bagi penduduk lainnya mohon kesadaran dan pengertiannya karena semua pelayanan memerlukan proses dan waktu untuk penyelesaiannya. Bagi penduduk yang nanti menerima kiriman KTP-el dan ternyata data yang tercantum dalam KTP-el tersebut sudah berubah atau ada ketidaksesuaian dengan keadaan sebenarnya, agar tetap diterima dulu untuk kemudian dapat dimohonkan perubahan ke MPP. Hal ini lebih dikarenakan adanya rentang waktu antara pendaftaran dan pencetakan sehingga tidak menutup kemungkinan dalam rentang waktu tersebut sudah terjadi perubahan data.

Bagi Penduduk yang mempunyai permasalahan mengenai Administrasi Kependudukan baik dokumen maupun data, silakan dapat menghubungi lebih lanjut melalui media pengaduan / konsultasi yang sudah kami sediakan Website: sumedangkab.lapor.go.id, Facebook Grup (Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil Sumedang) dan Akun Pribadi (Disdukcapil Sumedang), atau melalui Instagram (disdukcapil_sumedang).

Bagi penduduk yang memerlukan pelayanan Administrasi Kependudukan sebaiknya untuk dapat mengurusi secara langsung di tempat-tempat pelayanan dan menghindari praktek-praktek percaloan supaya dapat memahami bahwa paradigma pelayanan Administrasi Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sudah jauh berbeda dengan sebelumnya (Simpel dan Gratis). (Rauf Nuryama)***

Hits: 68