Hasil SWAB PDP Meninggal Dari Jatinunggal: Negatif Covid-19

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Sumedang Untuk Penanganan Covid-19, Dr. Iwa Kuswaeri

Sumedang, TiNewss.com – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dan berasal dari Kecamatan Jatinunggal, dinyatakan Negatif Covid-19. Jenazah Ny Ay (27) telah dimakamkan dengan protokol Covid-19 sebagai bentuk antisipatif terhadap kemungkinan yang tidak diharapkan (16/05/2020).

Hal ini disampaikan Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Dr. Iwa Kuswaeri kepada TiNewss.com, Selasa (26/5/2020).

“Hasil SWAB Test yang dilakukan, dan hasilnya sudah Kami terima. Bahwa Ny Ay, terkonfirmasi negatif Covid-19,” jelas Iwa.

Dengan keluarnya hasil ini, patut di syukuri oleh kita semua, bahwa yang bersangkutan bukan Pasien yang terpapar Covi-19.

Karenanya penting untuk diinformasikan kepada masyarakat terutama kepada keluarga dan tetangga, agar masyarakat di Jatinunggal tetap kondusif.

Lebih lanjut Iwa juga menyampaikan alasan, bahwa apa yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Sumedang, telah melakukan langkah antisipatif. Jika terjadi, hasil yang sebaliknya, padahal keluarga dan tetangga melakukan prosesi pemakaman seperti biasa.

Walaupum dilakukan dengan menggunakan protokol kesehatan, Iwa memgaku Tim dari RSUD Kabupaten Sumedang, dalam melakukan pemulasaraan tetap menggunakan kebiasaan Islam, seperti dimandikan dan dishalatkan. Hanya, petugasnya saja menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) lengkap.

Baca juga : https://tinewss.com/pasien-pdp-warga-jatinunggal-meninggal-di-rsud/

Iwa yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfosanditik, meminta agar masyarakat dapat memahami arti dari PDP. PDP atau Pasien Dalam Pengawasan adalah Pasien yang secara klinis menunjukan gejala covid-19 tapi belum tentu positif Covid-19.

Sedangkan yang memastikan bahwa yang bersangkutan (PDP) positif atau negatif Covid-19 adalah hasil test PCR atau SWAB Test.

Untuk memperoleh hasil SWAB test ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar, bahkan bisa lebih dari 4 hari.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumedang tidak mau dianggap ceroboh, dan jangan sampai kebobolan akibat tidak melakukan langkah antisipatif tersebut.

Dalam kesempatan yang sama Iwa, menyampaikan ucapan duka dan terima kasih kepada keluarga, masyarakat, dan pihak-pihak yang terlibat.

“Mewakili Pemerintah Kabupaten Sumedang dan Tim Gugus Tugas, Saya menyampaikan duka sedalam-dalamnya kepada keluarga Almarhumah. Semoga almarhumah, husnul khotimah. Keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran. Terima kasih juga saya sampaikan kepada Tim RSUD Kabupaten Sumedang, Camat Jatinunggal, Kapolsek Jatinunggal, Danramil Jatinunggal, Kepala Desa Sarimekar, dan masyarakat Sarimekar, atas bantuannya dalam proses pemulasaraan dan pemakaman saudara kita ini,” tutur Iwa.

Kepada warga sekitar dan masyarakat, Iwa menghimbau untuk tetap waspada dengan Covid-19.

“Sampai saat ini, Sumedang belum aman. Tetap harus waspada. Namun, Saya ingatkan bahwa mereka yang menjadi Pasien Covid-19, PDP, ODP, ODR atau OTG adalah juga keluarga kita. Covid bukan aib. Jangan melakukan pemutusan hubungan sosial. Namun, Kita tetap jaga jarak, sebagai bentuk langkah pencegahan penularan virus ini,” terangnya. ***

Hits: 26