Ini Panduan Sholat Jumat Di Musim Corona

Sumedang, TiNewss.com РKetika Social Distancing menjadi solusi dalam menghambat penyebaran virus corona (Covid-19), lalu bagaimana dengan kewajiban menjalankan Sholat Jumat? Apalagi ada larangan menyelenggarakan Sholat Jumat di Masjid Agung yang kemudian viral menjadi polemik di beberapa media sosial.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan Fatwa No 14 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam masa situasi wabah coronavirus Desease-19 yang ditindaklanjuti oleh SE No 978/160/Yanbangsos oleh Gubernur Jawa Barat melalui Sekda Provinsi Jawa Barat, sehingga Kaum Muslimin yang hendak melakukan Sholat Jumat bisa mengikuti aturan sebagai berikut:

  1. Sholat Jumat dilaksanakan dengan jamaah yang homogen (tidak melibatkan orang/jamaah di luar kelompoknya) dan diyakini lingkungan masjid/jamaah tidak ada ter-suspect virus corona (Covid-19)
  2. Masjid untuk pelaksanaan Sholat Jumat/berjamaah harus dibersihkan terlebih dahulu dengan disinfectan.
  3. DKM/Pengurus Masjid menyediakan hand sanitizer dan pengukur suhu tubuh elektrik,
  4. Setiap jamaah yang akan melaksanakan Sholat Jumat/Berjamaah membawa alas/sajadah masing-masing,
  5. Jarak antara jamah baik pada ceramah maupun sedang melaksanakan Sholat adalah 1 (satu) meter,
  6. Khutbah/Ceramah sesingkat mungkin, paling lama 15 (lima belas) menit,
  7. Imam disarankan untuk membaca surat-surat pendek,
  8. Setiap jamaah tidak melakukan kontak langsung dengan sesama jamaah (bersalaman dan berpelukan),
  9. Setelah melaksanakan Sholat Jumat, semua jamaah membubarkan diri.

Berikut adalah Surat edaran Sekda Provinsi Jawa Barat

 

Surat Protokol Solat Jumat.pdf

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: