Jalan Raya Bandung Garut Banjir (Kembali), Siapa Tanggungjawab (?)


Sumedang, TiNewss.com – Hujan yang mengguyur wilayah Bandung dan Sumedang hampir merata, terjadi juga di wilayah Cimanggung. Seperti sudah menjadi langganan, Setiap kali hujan, Jalan Raya Bandung Garut, selalu kebanjiran.

Hujan yang terjadi sekira pukul 15.00 WIB, tidak bisa ditampung oleh drainase kiri dan kanan jalan hingga akhirnya meluap ke badan jalan. Demikian pantauan TiNewss.com, di lokasi kejadian (4/2/2020).

Hujan yang cukup deras ini, tidak di imbangi dengan saluran yang memadai sehingga setiap kali hujan, pasti air meluap dan membanjiri badan jalan. “Ini Sudah langganan, dan belum ada perhatian dari Pemerintah untuk melakukan perbaikan,” terang seorang warga.

Sebagaimana diberitakan oleh Media ini sebelumnya, Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana, bersama dengan para petinggi di lingkungan Polres dan Polsek Cimanggung melakukan kunjungan untuk mengantisipasi jika hujan dan banjir terjadi. Sehingga pada saat terjadi genangan air, lalu lintas tetap dapat terkendali.

Sebagaimana hari ini, genangan air hujan masih menutupi jalur Bandung-Garut tepatnya di KM 23 yang mencapai setinggi lutut dewasa atau sekitar 50 sentimeter, mengakibatkan arus lalulintas tersendat, dari arah Bandung menuju Garut sehingga antrian kendaraan pun mengekor lebih dari 3 KM.

Petugas dari Polres Sumedang, sedang mengatur lalu lintas di lokasi Banjir Jalan Raya Bandung Garut KM 23 (Selasa, 4/2/2020)

Tampak beberapa petugas dari Kepolisian dari Polres Sumedang dengan sigap langsung terjun ke lokasi Banjir, untuk mengatur lalu lintas. Beberapa kendaraann roda dua yang memaksa menorobos genangan air acap kali mogok seketika dan para pengendara harus rela mendorong kendaraannya ke tepian jalan.

Menurut keterangan warga setempat, banjir musiman dijalan raya bandung-garut KM 23 itu kerap terjadi apabila setelah diguyur hujan lebat.

Lebih dari itu, dirinya menyesalkan, kendati saluran air di jalur nasional itu telah diperbesar namun, belum mampu menampung debit air hujan yang turun sejak petang tadi.

Terkiat dengan banjir ini, Bupati Sumedang, beberapa waktu lalu kepada TiNewss.com menyampaikan bahwa hal ini menjadi masalah bersama antara Pemkab Sumedang, Pemkab Bandung dan tentunya Pemerintah Propinsi Jawa Barat.

“Kami sudah melakukan pengerukan, dan pelebaran saluran air/drainase untuk mengalirkan air hujan, namun jika hulu nya tidak dilakukan penanganan, tetap saja,” jelas Bupati H Dony Ahmad Munir.

Bahkan, menurut Bupati, dirinya pernah mengadakan kopi darat dengan Bupati Bandung dan Gubernur. “Saya sudah sampaikan ke Pak Gubernur, agar segera ada solusi bersama,” katanya. (Rauf Nuryama)***

%d blogger menyukai ini: