Kebakaran Tampomas, Bupati Minta Bantuan BNPB Turunkan Water Bombing

Sumedang, TiBewss.com – Kebakaran Hutan Lindung Gunung Tampomas di wilayah Cimalaka Sumedang, telah diupayalan dengan cara manual oleh berbagai elemen petugas dari berbagai Instansi. Administratur Perhutani KPH Sumedang mengaku tidak memungkinkan jika tetap dilakukan dengan cara manual.

“Kami rasa kalau dengan cara manual akan kesulitan, mengingat lokasi yang sulit di lalui kendaraan,” jelas Asep.

Dibutuhkan peralatan lain, seperti water bombing dengan helikopter. “Yang ada hanya ada di BNPB. Jadi kami komunikasikan melalui BPBD sebagai unsur di daerah,” terang Asep.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, malam ini kepada Tinewss.com. “Mobil Pemadam Kebakaran sudah stand by di dekat lokasi kebakaran, namun tidak bisa menjangkau lokasi titik api, ” jelas Bambang.

Sedangkan Tandi, Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sumedang menyatakan sudah menurunkan 13 personil. Namun ketika ditanya tentang Water Bombing, Tandi menjelaskan bahwa kewenangannya ada pada atasannya.

Tinewss pun mencoba menghubungi Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir. Terkait kebakaran di Tampomas, kata Bupati, Pemda Sumedang sudah mengajukan permohonan bantuan BNPB agar menurunkan water bombing melalui Helikopter. “Abdi tos ngontak Kepala BNPB Jendral Doni Munardo., Nyuhunkeun water bombing melalui helikopter,” jelasnya. (Rauf Nuryama) ***

%d blogger menyukai ini: