Kosmologi Islam (85)

TANDA-TANDA BESAR KIAMAT

Menurut Imam Qurthubi, para ulama berbeda pendapat tentang urutan terjadinya tanda-tanda Kiamat, terutama Kiamat Besar. Imam al-Qurthubi mengatakan, tanda-tanda Besar Kiamat yang disebutkan dalam banyak Hadits, tidaklah berurutan.

Salah satu Hadits Shahih yang berkaitan dengan tanda-tanda Besar Kiamat itu adalah Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, yang juga diriwayatkan oleh beberapa perawi Hadits lain, serta diakui oleh para Ulama, adalah Hadits berikut:

“Dari Hudzaifah bin Asid Al-Ghifari berkata, Rasulullah SAW menghampiri kami saat kami tengah membicarakan sesuatu. Ia bertanya: ‘Apa yang kalian bicarakan?’ Kami menjawab: ‘Kami membicarakan kiamat.’ Ia bersabda: ‘Kiamat tidaklah terjadi sehingga kalian melihat sepuluh tanda-tanda sebelumnya.’ Rasulullah menyebut: kabut, dajjal, binatang (ad-dābbah), terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam AS, Ya’juj dan Ma’juj, tiga gempa bumi besar (di timur, di barat dan di Jazirah Arab), dan yang terakhir adalah api muncul dari Yaman yang menggiring manusia menuju tempat perkumpulan mereka.” (Lihat Abul Husain Muslim bin Hajjaj bin Muslim An-Naisaburi, Al-Jāmi’us Ṣaḥīḥ, Beirut, Dārul Afaq Al-Jadidah: tanpa tahun, Juz VIII, halaman 178).

Dalam Hadits lain disebutkan:

“Hari Kiamat tidak akan terjadi sehingga kalian melihat sepuluh tanda: (1) penenggelaman permukaan bumi di timur, (2) penenggelaman permukaan bumi di barat, (3) penenggelaman permukaan bumi di Jazirah Arab, (4) keluarnya asap, (5) keluarnya Dajjal, (6) keluarnya binatang besar, (7) keluarnya Ya’juj wa Ma’juj, (8) terbitnya matahari dari barat, dan (9) api yang keluar dari dasar bumi ‘Adn yang meng-giring manusia, serta (10) turunnya ‘Isa bin Maryam Alaihissallam.”
(HR. Muslim no. 2901; Abu Dawud no. 4311; at-Tirmidzi no. 2183; Ibnu Majah no. 4055; Imam Ahmad, IV/6, dari Sahabat Hudzaifah bin Asiid Radhiyallahu anhu dan ini lafazh Muslim. At-Tirmidzi berkata: “Hadits ini hasan shahih.” Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir dalam Tahqiiq Musnadil Imaam Ahmad no. 16087).

Menurut Ustadz Zulkifli Muhammad Ali, 10 tanda Besar Kiamat itu adalah: munculnya dukhan, keluarnya dajjal, turunnya Nabi Isa as ke bumi, keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, terbitnya matahari dari sebelah barat, keluarnya binatang raksasa dari dalam perut bumi kota Makkah, berhembusnya angin lembut kematian, daratan sebelah timur bumi tenggelam, daratan sebelah barat bumi tenggelam, keluarnya gulungan api raksasa di negeri Yaman. 

Dari 10 tanda Besar Kiamat itu, tujuh tanda pertama akan dijumpai oleh kaum muslim, sedangkan tiga tanda setelahnya hanya dijumpai oleh kaum kafir.

Sedangkan Ustadz Khaled Basalamah, menyebut ciri-ciri Kiamat Kubra itu ada 15 dengan urutan sebagai berikut: lengkapnya seluruh ciri Kiamat Shugra; waktu yang dilalui manusia terasa semakin cepat, kekeringan parah selama tiga tahun; munculnya dukhan; keluarnya dajjal; munculnya Imam Mahdi sebagai penegak Khilafah di muka bumi; turunnya Nabi Isa AS untuk membunuh dajjal; keluarnya Ya’juj dan Ma’juj; keluarnya hewan melata, terbitnya matahari dari sebelah barat, hilangnya tulisan dan ingatan manusia terhadap Alquran, dimatikannya seluruh orang beriman secara serentak dengan angin yang lembut, ditiupnya Sangkakala, terjadinya gempa yang sangat dahsyat; dan munculnya api dari Yaman untuk mematikan seluruh orang yang kafir.

Lalu Ustadz Basalamah menyebut versi lain, bahwa ciri-ciri Kiamat Besar itu adalah:

Munculnya dajjal; munculnya Imam Mahdi dan turunnya Nabi Isa AS; keluarnya Yakjuj dan Makjuj; Islam kembali menjadi khilafah di muka bumi; matahari terbit dari arah barat; muncul binatang raksasa dari perut bumi; wafatnya seluruh umat Islam di dunia; tenggelam dan hancurnya bumi di sebelah timur; tenggelam dan hancurnya bumi di sebelah barat; tiupan Sangkalkala dan munculnya api yang akan menggiring manusia berkumpul di Syam.

Sementara itu, dalam Ensiklopedi Islam yang ditulis oleh Marwan bin Musa, berdasarkan maraji’ dari Buku Mujmal Ushul Ahlis Sunnah wal Jama’ah karya Dr. Nashir bin Abdul Karim Al ‘Aql, termasuk tanda-tanda besar kiamat adalah munculnya Imam Mahdi.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sungguh, bumi ini akan dipenuhi dengan ketidakadilan dan kezaliman. Jika ia telah dipenuhi dengan ketidakadilan dan kezaliman, maka Allah akan membangkitkan seorang laki-laki dari keturunanku, namanya seperti namaku, ia akan memenuhi bumi dengan keadilan, sebagaimana sebelumnya dipenuhi ketidakadilan dan kezaliman. Sehingga langit pun tidak menahan airnya, bumi pun tidak menahan tumbuhannya. Dia akan tinggal di tengah-tengah kalian tujuh atau delapan tahun, jika lebih bisa sembilan tahun.” (HR. al-Bazzar dan Thabrani. Dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahihul Jami’ no. 5073).

Setelah itu akan muncul tanda-tanda Besar Kiamat lainnya, dengan urutan, menurut sebagian ulama, adalah: keluarnya dajjal, turunnya Isa Putera Maryam, keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, terjadinya khasf (penenggelaman bumi) yang terjadi di Timur, khasf di Barat, khasf di Jazirah Arab, munculnya dukhan (asap), terbitnya matahari dari barat, keluarnya dabbah (binatang melata), dan keluarnya api yang muncul pertama di sebelah selatan jazirah dari dataran rendah ‘And (sebuah kawasan di Yaman).

Pendapat Dr. Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil

Dr. Yusuf bin Abdillah adalah penulis Kitab Asyraathus Saa’ah, Daar Ibnil Jauzi. (Edisi Indonesia: “Hari Kiamat Sudah Dekat”. Cetakan Kelima 1415/1995. Penerjemah Beni Sarbeni. Penerbit Pustaka Ibnu Katsir).

Setelah menukil beberapa Hadits yang menyebutkan tanda-tanda Besar Kiamat yang urutannya tidak sama, Dr. Yusuf berpendapat, bahwa yang mungkin kita ketahui adalah urutan sebagian tanda dari segi kemunculan sebagiannya setelah yang lainnya. Hal ini sebagaimana terdapat dalam beberapa riwayat, seperti yang dijelaskan dalam hadits an-Nawwas bin Sam’an RA, bahwa sebagian tanda secara berurutan berdasarkan kejadiannya, yaitu keluarnya dajjal kepada manusia terlebih dahulu, lalu turunnya Nabi ‘Isa AS untuk membunuhnya. Setelah itu keluarnya Ya’juj dan Ma’juj pada masa Nabi ‘Isa Alaihissallam, dan menyebutkan do’a beliau agar mereka dihancurkan.

Bersambung ke Kosmologi Islam (85) Lanjutan

Hits: 8