KPU Sumedang Kunjungi Sekretariat IWO Sumedang, Ogi : Berita Hasil Wartawan IWO Sumedang, Beda dan Menarik

Sumedang, TinNewss.com – Berbeda dengan Produksi berita lainnya, berita-berita hasil wartawan yang tergabung di Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumedang memberikan sesuatu yang berbeda, dan menarik untuk dibaca. Walaupun dengan informasi yang sumbernya sama, namun disajikan berbeda oleh masing-masing media yang di sajikan oleh rekan-rekan media IWO. Demikian disampaikan oleh Ketua KPU Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi pada saat silaturahmi KPU Sumedang ke Sekretariat IWO Sumedang di Jalan Pangeran Kornel, Rabu (29/1/2020)

Menurut Ogi, Berita itu beda dengan laporan. “Saya ini, pernah mendapatkan pendidikan dalam bidang jurnalistik, dan saya pembaca aktif. Sehingga bisa membedakan, mana berita yang disajikan menarik dan mana yang tidak. Berita dari rekan-rekan IWO, enak dibaca, menarik dan berbeda dengan sebatas laporan saja,” terangnya.

Dalam kesempatan silaturahmi, Ogi juga memaparkan tentang tugas dan fungsi KPU. Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara negara untuk melaksanakan Pemilihan Presiden Wakil Presiden, Gubernur Wakil Gubernur, Bupati Wakil Bupati atau Walikota Wakil Walikota, serta Pemilu Legislatif untuk DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten.

Lantas, apa pekerjaan KPU manakala Pemilu sudah selesai, apakah mereka menganggur? padahal mereka di gaji oleh negara. Sehingga ada pertanyaan masyarakat, benarkah mereka hanya MAGIBU alias Makan Gaji Buta? Ketua KPU Sumedang Ogi Ahmad Fauzi, tidak membantahnya.

Pernyataan masyarakat tentang KPU Magibu, kami tidak membantahnya, kata Ogi. Karena, saat ini masyarakat tidak tahu informasi tentang pekerjaan KPU paska Pemilu maupun Pilkada. Ketidaktahuan mereka, karena paska pemilu, KPU tidak lagi menjadi pusat informasi bagi media, khususnya. Oleh karena itu, maka kami berharap masyarakat dapat tercerahkan dengan informasinya, melalui media bahwa KPU terus melakukan kegiatan yang sekaitan dengan perwujudan Demokrasi di Indonesia.

“Kami melakukan koordinasi baik dengan internal maupun dengan ekternal, tujuannya adalah bahwa pendidikan pemilih itu harus dilakukan secara berkelanjutan, artinya pendidikan pemilihan bukan hanya dilakukan 6 bulan mendekati pemilihan saja, atau masa sosialisasi saja, tapi paska itu juga pendidikan pemilih harus dilakukan. Salah satunya, Kami melakukan Pers Tour, seperti saat ini Kami Hadir memenuhi undangan Pak Sekjen (menunjuk sekretaris IWO Sumedang, Rauf Nuryama) ke Komunitas Wartawan di Sumedang, yakni IWO Sumedang, dalam rangka mensosialisasikan aktivitas KPU paska Pemilu,” jelas Ogi dalam pembukaan obrolan dengan pengurus Iwo Sumedang.

Hadir dalam silaturahmi ini selain Ketua KPU, juga komisioner KPU Divisi Sosialisasi dan SDM Mamay Siti M Suhandi, Divisi Program dan Data, Rahmat Suanda Pradja, Divisi Tekhnis Penyelenggaraan, Iyan Sopian, Divisi Hukum dan Pengawasan Asep Wawan dan diterima oleh Pengurus Iwo Sumedang, Rauf Nuryama, Sobar Bachtar, Acep Shandy, Fatul Arif dan Alan Dachlan.

Pada kesempatan ini, KPU Sumedang menyampaikan evaluasi terkait penyelenggaraan Pemilu baik Pemilu Presiden Wakil Presiden, Pemilu Gubernur Wakil Gubernur, Pemilu DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten termasuk Pilkada Bupati Wakil Bupati. Ketua KPU Sumedang juga memberikan apresiasi atas peran media, terutama Media Online yang lebih cepat menginformasikan kepada masyarakat, sehingga jika ada hal-hal sensitif bisa segera menjadi bahan evaluasi bagi KPU untuk mengambil kebijakan.

“Kami sangat apresiasi kepada rekan-rekan Media, terutama dalam hal ini media online, peranan rekan-rekan sangat baik sebagai pilar ke-empat Demokrasi,” jelas Ogi.

“Saya, selain membaca media cetak setiap pagi, saya pasti buka juga berita online. Berita yang dihasilkan rekan-rekan IWO Sumedang menjadi referensi bagi Kami. Ini menarik, walaupun dengan informasi yang sama, rekan-rekan memberikan lead yang berbeda satu sama lain, saya suka itu,” terang Ketua KPU Sumedang. (Rauf Nuryama)***

%d blogger menyukai ini: