Maksa Mudik, Warga Surian Akhirnya di Karantina Petugas

Sumedang, TiNewss.com – Sebanyak 3 orang warga memaksa mudik di malam takbiran. Di sisi lain petugas Check Point C Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid sumedang tidak mau kebobolan. Akhirnya mereka di Karantina, hingga hasil Rapid Test nya diterima.

Demikian disampaikan Hari Tri Santosa kepada TiNewss.com malam ini, Sabtu (23/5/2020).

“Sesuai dengan peraturannya, masuk ke Kabupaten Sumedang dari luar kota, harus di karantina,” terang Hari , yang juga merupakan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumedang.

Ketiganya mengaku akan mudik ke Surian. 1 orang berjenis kelamin laki2 dan 2 orang wanita.

Dua orang memiliki KTP Sumedang yang beralamat di Dusun Cimuncang RT 07/07 Desa Surian, Kecamatan Surian. Sedangkan 1 orang wanita memiliki KTP Kabupaten Karawang, dengan alamat asal Desa Cikampek Timur Kecamatan Cikampek.

“Setelah kami lakukan pemeriksaan, akhirnya kami masukan ke rumah karantina di SMP Surian,” terang Hari, sebagai Manager Chek Point C Surian.

Lebih lanjut Hari menjelaskan jika hasil Rapid test-nya reaktif, besok mereka akan di evakuasi ke Kabupaten.

“Namun jika hasilnya rapid test nya Non Reaktif, akan di karantina selama 14 hari,”tuturnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Sumedang melakukan PSBB jilid ke-3 yang dimulai sejak 20 Mei hingga 29 Mei 2020.

Bupati Sumedang mengatakan, perpanjangan PSBB ini untuk memaksimallan ikhtiar.

“Ini Kami lakukan untuk memaksimalkan ikhtiar. Hal ini dilakukan berdasarkan analisa komprehensif dari Pakar ITB, Unpad dan Tim Gugus Tugas Kabupaten Sumedang,” ucap Bupati beberapa waktu lalu.

Senada dengan Bupati, Wabup Erwan Setiawan kepada TiNewss.com menyampaikan tidak ada celah bagi pemudik untuk masuk Kabupaten Sumedang.

“Tidak ada celah bagi pemudik di tengah mewabahnya covid-19 di Jawa Barat,” jelas wabup ketika mengunjungi Posko Chek Point di Jatinangor dan Cimanggung, Sabtu (23/5/2020)***

1 thought on “Maksa Mudik, Warga Surian Akhirnya di Karantina Petugas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *