Menakjubkan, China Hanya Butuh Waktu 8 Hari Bangun Rumah Sakit Khusus Corona

Wuhan (China), Tinewss.com – Sangat Menakjubkan, itulah mungkin kata yang tepat sebagai apresiasi terhadap Pemerintah China. Bagaimana tidak, sekali lagi China membuktikan kepada Dunia bahwa dia mampu membangun Sebuah Rumah Sakit Raksasa, dengan 1000 Bad dan 25.000 Meter persegi atau sekitar 269.000 Kaki Persegi, yang terletak di Kota Wuhan, Ibukota Provinsi Hubei, China, hanya dalam kurun waktu 8 hari.

 

Pembangunan murni Rumah sakit ini, dimulai sejak 25 Januari 2020 dan selesai tanggal 2/2/2020 kemarin, serta akan mulai beroperasi hari ini, Senin (3/2/2020).

 

Sebagaimana di publikasikan oleh bbc.com dengan judul : “coronavirus: The Hospital built in matter of days“, Kota Wuhan di Cina akan menyelesaikan rumah sakit dalam enam hari untuk mengobati pasien yang diduga tertular virus corona. Rencana untuk mengalahkan pembuatan Rumah Sakit Sars yang hanya membutuhkan waktu 7 hari.

 

Sekarang ada sekitar 10.000 kasus yang dikonfirmasi di Cina, 213 di antaranya telah meninggal.

 

Wabah dimulai di Wuhan, rumah bagi sekitar 11 juta orang. Rumah sakit di kota ini telah dibanjiri penduduk yang khawatir dan apotek kehabisan obat-obatan.

 

Menurut media pemerintah, rumah sakit baru akan berisi sekitar 1.000 tempat tidur.

 

Rekaman video yang diposting online oleh media pemerintah Cina menunjukkanlokasi tersebut, yang memiliki luas 25.000 meter persegi (269.000 kaki persegi).

 

 

Bagaimana Cina bisa membangun rumah sakit dalam enam hari?

“Cina memiliki catatan menyelesaikan berbagai hal dengan cepat bahkan untuk proyek-proyek besar seperti ini,” kata Yanzhong Huang, seorang senior untuk kesehatan global di Dewan Hubungan Luar Negeri.

 

Dia menunjukkan bahwa rumah sakit di Beijing pada tahun 2003 dibangun dalam tujuh hari sehingga tim konstruksi mungkin berusaha untuk mengalahkan rekor itu. Sama seperti rumah sakit di Beijing, pusat Wuhan akan dibuat dari bangunan prefabrikasi.

 

“Negara otoriter ini mengandalkan pendekatan mobilisasi top-down ini. Mereka dapat mengatasi sifat birokrasi dan kendala keuangan dan mampu memobilisasi semua sumber daya.”

 

Mr Huang mengatakan bahwa insinyur akan didatangkan dari seluruh negeri untuk menyelesaikan konstruksi tepat waktu.

 

“Pekerjaan teknik adalah keahlian Cina. Mereka memiliki catatan membangun gedung pencakar langit dengan cepat. Ini sangat sulit bagi orang Barat untuk membayangkan. Itu bisa dilakukan,” tambahnya.

 

Dalam hal pasokan medis, Wuhan dapat mengambil persediaan dari rumah sakit lain atau dapat dengan mudah memesannya dari pabrik.

 

Global Times mengkonfirmasi 150 personel medis dari Tentara Pembebasan Rakyat telah tiba di Wuhan. Namun itu tidak mengkonfirmasi apakah mereka akan bekerja di rumah sakit baru setelah dibangun.

 

 

Apa yang terjadi selama wabah Sars?


Pada tahun 2003, Rumah Sakit Xiaotangshan dibangun di Beijing untuk mengakomodasi jumlah pasien yang menunjukkan gejala Sars. Itu dibangun dalam tujuh hari, diduga memecahkan rekor dunia untuk pembangunan rumah sakit tercepat.

 

“Sekitar 4.000 orang bekerja untuk membangun rumah sakit, bekerja sepanjang hari dan malam untuk memenuhi tenggat waktu,” kata China.com.cn.

 

Di dalamnya, ada ruang rontgen, ruang CT, unit perawatan intensif dan laboratorium. Setiap bangsal dilengkapi dengan kamar mandi sendiri.

 

Dalam dua bulan, rumah sakit itu menerima satu dari tujuh pasien Sars di negara itu dan dipuji sebagai “keajaiban dalam sejarah kedokteran” oleh media negara itu.

 

Ms Kaufman menjelaskan: “Itu diperintahkan oleh kementerian kesehatan dan diperbantukan perawat dan dokter lain dari fasilitas kesehatan yang ada untuk mengelola rumah sakit. Mereka memiliki protokol dari kementerian kesehatan yang berbicara tentang bagaimana menangani penyakit menular dan jalur kritis identifikasi dan isolasi yang khusus untuk Sars.

 

Dia menambahkan bahwa selama epidemi Sars, organisasi dan biaya ditanggung oleh daerah setempat, tetapi ada banyak subsidi dari negara yang mengalir turun melalui sistem dari biaya gaji staf ke gedung.

 

“Saya tidak dapat membayangkan bahwa beban ini akan ditanggung oleh pemerintah Wuhan karena ini adalah prioritas tinggi,” kata Kaufman.

 

 

Sebagaimana di laporkan kompas.com, Pembangunan rumah sakit khusus pasien Corona, di Wuhan ini diberi nama Huoshenshan. Huoshenshan merupakan satu di antara dua rumah sakit khusus pasien corona yang dibangun pemerintah China. Selain itu ada Leishenshan. Rumah sakit Huoshenshan kemudian diserahterimakan kepada petugas medis militer People’s Liberation of Army, sebagai pengelola pada Minggu (2/2/2020), dan mulai diperasikan Senin (3/2/2020) hari ini.

 

Menurut Global Times, lebih dari 80 juta pengguna internet menyaksikan penyelesaian pembangunan Huoshenshan melalui siaran langsung pada hari Minggu. Banyak yang memandang penyelesaian rumah sakit ini sebagai simbol harapan. Sementara itu, rumah sakit kedua khusus pasien corona, Leishenshan masih dalam proses konstruksi. Tak hanya di Wuhan, kota-kota lain di China juga membangun rumah sakit serupa.

 

Dilaporkan oleh:  Rauf Nuryama,

Sumber : bbc.com, Kompas.com

 

%d blogger menyukai ini: