Paripurna DPRD Sumedang, Fraksi PPP: Jumlah Karyawan PDAM Tirta Medal, Overload!

Sumedang, TiNewss.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Medal yang berlokasi di Kabupaten Sumedang, disnyilar memiliki jumlah karyawan yang melebihi dari seharusnya. Total jumlah karyawan PDAM Tirta Medal ini, menurut sebuah sumber mencapai 500 orang. Padahal idealnya, berbanding dengan jumlah pelanggan, cukup dengan 250 orang saja. Hal ini yang mendasari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, menyampaikan bahwa PDAM Tirta Medal Sumedang, Overload.

Adalah Asep Roni Mauludin, di daulat menjadi juru bicara dari Fraksi PPP menyampaikan tanggapan atas Raperda yang disampaikan Bupati Sumedang beberapa hari sebelumnya di dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang, Selasa (18/2/2020).

Fraksi PPP, menurut Asep Roni, Rancangan Peraturan Daerah tentang Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Medal Sumedang, ingin mengingatkan kembali terkait dengan masalah yang sedang dihadapi saat ini oleh PDAM Tirta Medal Sumedang yaitu masalah overload karyawan.

Lebih lanjut, Asep ROni menyampaikan bahwa Raperda ini harus mampu menjadi jalan keluar terbaik, tidak serta merta melakukan perampingan karyawan yang justru dapat menimbulkan masalah baru di kemudian hari. Dengan peningkatan status kelembagaan Perusahaan Daerah Air Minum di harapkan manajemennya bisa lebih profesional pelayanan menjadi lebih baik serta kinerja lebih meningkat sehingga memberikan manfaat bagi perekonomian daerah. “Mampu menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan pelayanan publik yang bermutu untuk pemenuhan hajat hidup masyarakat ,” ucap Asep Roni.

Fraksi PPP menekankan kepada pemerintah daerah agar Rancangan peraturan daerah ini jangan hanya terfokus soal mekanisme penghimpunan dana, namun harus ditekankan kepada perhitungan potensi yang dimiliki selama ini dirasa kurang maksimal.

“Selain itu pemerintah daerah harus mampu mengatasi kendala dalam proses pengelolaan yang mana sering ditemukan kendala yang dialami dikarenakan perusahaan-perusahaan belum memiliki SOP mengenai pengelolaan tersebut,” ucap Asep Roni. (Rauf Nuryama)***