Pelaku Penusukan Santri Di Cirebon Dituntut Hukuman Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

YS dan RM, Pelaku Penusukan terhadap Santri Di Cirebon, Dintuntut Penjara 13 Tahun dan denda Rp 1 Miliar. (Foto: Jhon/TiNewss.com)

Cirebon, TiNewss.com – Dua pelaku penusukan seorang santri Muhammad Rozien dari ponspes Husnul Khotimah, Kuningan yang terjadi di Jalan Cipto Mangunkusumo Kota Cirebon berberapa waktu lalu hari ini menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri Kota Cirebon. Kedua pelaku di tuntut hukuman 13 tahun penjara dan 10 tahun penjara serta denda satu miliar, Selasa (17/12/2019). 

Sidang kasus penusukan yang mengakibatkan korban meninggal dunia atas nama Muhammad Rozien, kelahiran Banjarmasin 14 Januari 2002 pelajar laki-laki Islam Jalan Puyuh 25 Komplek Ratu Elok Banjarbaru Kalimantan Selatan yang terjadi pada hari Jumat tanggal 6 September 2019 sekira pukul 20 30 WIB di trotoar depan Bank Mandiri Syariah Jalan Cipto Mangunkusumo Kelurahan Pekiringan Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, 

Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy melalui Kasubag Humas Polres Cirebon Kota IPDA Ngatidja mengatakan, Penusukan yang dilakukan oleh pelaku YS dan RM terhadap korban Muhammad Rozien berawal pada saat bersama temanya usai dari Gramedia kemudian menyeberang jalan dan duduk berdua di trotoar bermaksud menunggu kedatangan ibunya yang hendak menjemput.

“Kemudian tiba-tiba datang pelaku  YS dan RM, berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Yamaha ZR warna putih hitam langsung menghampiri korban dan temanya yang sedang duduk di trotoar kemudian pelaku turun dari sepeda motor dan menodongkan sajam berupa satu bilah pisau, Dengan mengatakan “Kamu yang mukulin temen saya ya” saat itu temanya berdiri dan jalan menuju Waroeng Steak dengan maksud untuk meminta tolong namun ketika kembali ke korban ternyata korban telah mengalami luka tusuk pada bagian dada sebelah kanan dengan mengeluarkan banyak darah, Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Gunung Jati dan akhirnya meninggal dunia” kata Ngatidja.

Adapun dua orang pelaku yakni YS dan RM  menjalani persidangan dari pukul 10 30 wib sampai dengan 12.00 wib, Hakim dipimpin oleh Aryo Widiatmoko SH MH dengan agenda Sidang tuntutan dari jaksa Suryaman Tohir SH yang mana menuntut kedua tersangka di antaranya  YS hukuman dengan hukuman 13 Tahun penjara dan RM hukuman 10 tahun penjara, serta masing-masing denda 1 miliar rupiah.

Hakim dipimpin oleh Aryo Widiatmoko SH MH menunda persidangan untuk mendengar pembelaan pengacara sdr. Suparman dari LBH pancaran hati dan sidang akan dibuka kembali pada hari Rabu 31 Desember 2019. (Jhon) ***