Ribuan Burung Gagak Terbang Menutupi Langit di Hubei, Benarkah Pertanda Mengubah Dinasti China (?)

Sumedang, TiNewss.com – Ketika epidemi penumonia di Wuhan berkembang pesat, banyak kelompok burung gagak terbang melintasi langit di Hubei, Henan dan bahkan Tianjin di China. Selain itu, netizen di Beijing menemukan nyamuk lebat di bawah jembatan Jimen di Distrik Haidian. Netizen mengatakan bahwa ini adalah pertanda buruk.

Media di China, Chinapress.com.my, mengatakan bahwa tanggal 28 Januari, sejumlah video di Internet menunjukan bahwa sejumlah besar Gagak terbang dari langit di Yichang, Jingzhou, Hanchuan dan Jiaozuo, Henan. pada saat yang sama suara “wowa wah” gagak berkerumun dan yang hitam menekan. Hampir menutupi langit.

Beberapa netizen mengatakan bahwa mereka telah melihat situasi ini di Liyang, Henan pada tanggal 27, dan Netizen di Tianjin lainnya mengatakan bahwa fenomena ini juga terjadi di Tianjin.

Tidak sedikit netizen menduga bahwa itu karena gagak mencium bau tubuh. “Bangkai-bangkau dapat menarik burung gagak, ini membuktikan bahwa ada mayat (busuk) yang terpapar di suatu tempat,” katanya.

Ada sebagian netizen percaya bahwa ini adalah pesan untuk mengubah dinasti.

genieesspv.jp, 34755, RESELLER

Ketika Tiongkok Kuno mengubah dinasti, burung gagak terbang di seluruh langit. “Yichang, Hubei apa pertanda bahwa burung gagak terbang di langit, dan prosesi pemakaman utuk Partai Komunis Tiongkok sedang berlangsung.” ucapnya.

Namun ada juga netizen yang khawatir bahwa burung gagak akan menyebarkan wabah lebih luas. “Penutupan kota, sterilisasi jalan, dan penyemprotan, makanan yang tidak mencukupi, hewan-hewan bermigrasi secara naluriah!’, katanya.

Selian burung gagak, beberapa netizen juga menemukan adegan nyamuk berukuran besar berkumpul di Distrik Haidian Beijing.

Dalam beberapa video tersebut, netizen mengatakan bahwa pada hari pertama 25 Januari 2020, sejumlah besar nyamuk besar muncul di jembatan bawah sudut barat laut dari jalan lingkar ketiga Jembatan Jimen di Distrik Haidian Beijing. Ini belum pernah terlihat sebelumnya. (Rauf Nuryama)***

Hits: 18