Social distancing diubah jadi Physical Distancing

Jakarta, TiNewss.com – Istilah social distancing diusulkan diubah menjadi physical distancing. Hal ini didasari bahwa social distancing tidak sesuai dengan budaya bangsa kita.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Mahfud mengungkapkan, pemerintah mengubah istilah social distancing menjadi physical distancing karena tidak sesuai kebudayaan masyarakat. “Usulan penyebutan social distancing itu dianggap, apa amannya, tidak sesuai dengan budaya kita,” ujar Mahfud dalam konferensi video, Senin (23/3/2020).

Menurut Mahfud, penyebutan social distancing justru seakan-akan menjauhkan kerukunan masyarakat.

Karena itu, pemerintah pun melakukan pendekatan dengan mengubah istilah social distancing menjadi physical distancing.

“Namanya bukan social distancing, tapi physical distancing,” kata dia.

Mahfud mengatakan, sebelumnya pemerintah juga mengusulkan istilah tersebut agar lebih menyangkut kearifan lokal dengan menggunakan bahasa Indonesia.

Contohnya adalah menjaga jarak fisik di dalam pergaulan. (AsepD)*

%d blogger menyukai ini: