Sumedang Belum Aman, Bupati Dony: PSBB Tahap 3 Untuk Seluruh Kecamatan

Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, saat melakukan inspeksi ke Chek Point C. Bupati turut membantu petugas melakukan penghentian Kendaraan serta melakukan edukasi kepada warga yang datang. (Doc: TiNewss)

Sumedang, TiNewss.com– Walaupun secara keseluruhan nilai evaluasi PSBB Tahap 2 menunjukan nilai Positif. Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, menyampaikan Sumedang hingga kini belum aman dari Covid-19 atau corona. Karena itu, Bupati memutuskan untuk melanjutkan PSBB di seluruh Kecamatan.

Menurut Bupati, bahwa tren pertumbuhan Covid-19 di Sumedang masih mengalami kenaikan. Dalam PSBB tahap 2 ini, jumlah kenaikan penderita Covid-19 naik tajam dari sebelumnya hanya 5 menjadi 9 pada PSBB tahap ke-2.

Adapun sebarannya dari hanya 3 Kecamatan pada periode PSBB pertama, menjadi 6 Kecamatan pada akhir PSBB Tahap 2.

Bupati juga menjelaskan alasan kenapa harus PSBB Penuh lagi selama 10 hari ke depan, adalah melihat tren covid-19 meningkat. Selain itu, ODR atau pemudik meningkat.

“Hari ini saja, penambahan 118 orang sehingga total odr/pemudik 2.174 orang yang tersebar di seluruh kecamatan. Yang dikhawatirkan akan terjadi penyebaran covid, karena.pemantauan dilapangan terhadap pemudik tidak bisa sepenuhnya di lakukan dan tergantung juga kepada kedisiplinan pemudik tersebut dalam menjalankan isolasi.mandirinya,” terang Bupati.

Dari 2.174 pemudik.tersebut,  baru 500 orang yang dilakukan test swab secara masif dan sekarang sedang menunggu hasilnya.

“Sisanya akan terus dilakukan swab test sehingga ada kejelasan pemudik tersebut terpapar atau tidak,” tuturnya.

Penetapan PSBB penuuh ini juga didasarkan pada kajian ilmiah dari pakar dan berdasarkan fakta dan data di lapangan yang dibahas oleh pakar dari ITB dan UNPAD, ahli kesehatan dan Tim Gugus TUgas.

“Chek point perbatasan, penegakan hukum dan mendisiplikan warga akan terus di intensifkan,” jelasnya.

Bupati juga memastikan, jika ada relaksasi nantinya bisa jebol. Ada perpindahan kegiatan orang dari yang PSBB ke yang relaksasi dan yang mudik di daerah relaksasi dikhawatirkan juga akan bebas beraktivitas, akhirnya apa yang dilakukan selama 2 bulan ini dan telah.menunjukan keberhasilan akan sia sia lagi dan kembali ke awal.

“Untuk itu, Saya menghimbau untuk bersama-sama menjalankan PSBB tahap ke-3 ini, hanya 10 hari saja. Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar kita untuk memotong mata rantai Covid-19 di Sumedang. Mohon bersabar, semoga kita bisa selesai dan kembali ke kehidupan normal kembali,” tutup Bupati. (Rauf Nuryama)***