Update Coronavirus Kabupaten Sumedang 7 April 2020: Warga Darmaraja Positif

Sumedang, TiNewss.com – Update Coronavirus dari Pemerintah Kabupaten Sumedang per 7 April 2020, dikabarkan ada 1 tambahan pasien positif Corona (Covid-19) dari Kecamatan Darmaraja. Disamping itu ada 17 Positif hasil Rapid Test, yang 7 diantaranya adalah Tenaga Medis.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Sumedang Dr. Aceng Sholahudin, yang juga menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Sumedang, saat menyampaikan jumpa pers di Gedung Negara Sumedang, Selasa (7/4/2020).

“Kondisi sampai dengan hari ini, pukul 16:00 WIB disampaikan bahwa terdapat penambahan sebanyak 1 orang yang teridentifikasi positif Covid-19 dari PDP asal Kecamatan Darmaraja,”ucap Aceng

“Jadi hingga saat ini terdapat 2 orang yang teridentifikasi positif Covid-19. Kedua orang dimaksud tengah diisolasi di RSUD Kabupaten Sumedang,” tambhanya.

Selain poistif 2 orang yang dibuktikan dengan hasil test PCR (Polymerase Chain Reaction)- SWAB, juga ditambah dengan postifi hasil Rapid Test dan diduga Covid-19 sebanyak 17 orang.

“6 Orang hasil pemeriksaan Rapid Test di lingkungan PT. Kahatex, 4 orang dari IPDN dan 7 orang dari RSUD,” jelas Aceng.

lebih lanjut aceng menjelaskan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 19 orang, dimana sebelumnya ada 35 PDP dan 16 diantaranya telah pulang/selesai/sembuh.

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 318 orang dari total 636 ODP yang 318 orang diantaranya telah selesai menjalani masa pemantauan;

Jumlah Orang Dalam Risiko (ODR) sebanyak 16.949 orang. Ada penambahan 92 orang berasal dari Kecamatan Darmaraja, Rancakalong Sumedang Selatan dan Cibugel.

Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) sejumlah 67 orang.

Informasi terbaru terkait dengan jumlah peserta yang sudah melakukan Rapid Test sampai dengan 7 April 2020, adalah sebanyak 903 orang, dan 38 diantaranya merupakan rapid test ulangan.

Jumlah total yang diduga terjangkit Covid-19 berdasarkan hasil Rapid Test menjadi berjumlah 17 orang. “Kepada yang bersangkutan  akan segera dilaksanakan tes SWAB menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR), untuk memastikan positif atau tidaknya,” jelas Aceng. (Rauf Nuryama)***