Update Terbaru Corona Sumedang 26 Maret 2020, Ridwan Kamil : Warga Sumedang Yang Di Jakarta Jangan Mudik Dulu…!

Sumedang, TiNewss.com – Update terbaru corona Sumedang 26 Maret 2020 menunjukan perubahan yang menggembirakan dengan hari sebelumnya, yaitu Positif sebanyak 1 orang, PDP sebanyak (0) orang dan ODP sebanyak 1.859 orang.

Demikian disampaikan oleh Dr. Iwa Kuswaeri, Kepala Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik Kabupaten Sumedang, di Gedung Negara Sumedang (26/03/2020).

Dari Data ODP, terdiri dari ODP Berisiko yaitu orang yang datang dari wilayah yang terkonfirmasi covid-19 tapi tidak ada gejala sebanyak 1.702 orang (tidak berubah), dan ODP Bergejala yaitu orang yang datang dari wilayah terkonfirmasi covid-19 dan ada gejala sebanyak 157 atau naik 25 orang.

Ada hal yang perlu di syukuri saat Jumpa Pers, informasi terbaru yang PDP ternyata negatif. “Ini saya baru dapat informasi terbaru, bawa 1 pasien PDP alhamdulillah negatif Covid-19,” terang Iwa.

Masih seperti sebelumnya, daerah yang menjadi basis ODP Kecamatan Cisarua, Kecamatan Cibugel, Kecamatan Jatinunggal, Kecamatan Ujungjaya, Kecamatan Tomo, Kecamatan Paseh, yang bermata pencaharian di Jakarta (luar kota) pulang kampung. Saat ini warga masyarakat dimaksud agar melakukan pemantauan secara mandiri dan membatasi interaksi sosial untuk jangka waktu 14 hari ke depan. Apabila ada keluhan diantaranya: demam, batuk, sakit tenggorokan agar berkunjung ke fasilitas kesehatan terdekat.

ODP Bergejala ada penambahan baru sebanyak 30 orang dan selesai pemantauan lima (5) orang, sehingga jumlah yang dipantau adalah 157 orang.

Selanjutnya, seiring dengan hasil deteksi penularan COVID-19 di Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat konferensi pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, (24/3/2020) yang disiarkan Humas Jabar menyampaikan, jika saat ini penularan COVID-19 telah dikelompokkan ke dalam empat kluster.

Kluster pertama, Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jabar di KabupatenKarawang;

Kluster kedua dan ketiga; Seminar di Bogor yang dilaksanakan pada akhir bulan Februari 2020; dan

Kluster keempat, Seminar Keagamaan di Lembang, Kabupaten Bandung Barat;

Untuk itu, kami mengimbau kepada warga Kabupaten Sumedang yang kebetulan mengikuti kegiatan-kegiatan atau masuk ke dalam kluster tersebut, agar segera melapor ke Dinas Kesehatan untuk dilakukan tes COVID-19.

Berkaitan dengan terjadinya lonjakan ODP yang terjadi di Kabupaten Sumedang, diimbau kepada seluruh warga Kabupaten Sumedang agar tidak bepergian dulu, terlebih kedaerah endemic COVID-19. Berikutnya, kami juga mengimbau kepada warga Kabupaten Sumedang yang bermata pencaharian di luar Kabupaten Sumedang seperti Jakarta, agar jangan mudik dulu ke Sumedang karena sumber pandemic di Indonesia itu mayoritas ada di Jakarta.

Apabila ada warga yang memaksa mudik sebelum dilaksanakan Rapid Tes, maka akan berpotensi sebagai ODP.

Pada hari ini, Pemerintah Daerah bersinergi dengan TNI/Polri, BPBD, Damkar dan Relawan selama lima hari ke depan akan melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan massal di 26 kecamatan, yang menurut jadwal akan selesai pada hari Senin tanggal 30 Maret 2020 pekan depan.

“Tentu di laksanakannya penyemprotan cairan disinfektan ini sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran COVID- 19, dengan harapan warga Sumedang dapat terhindar dari penularannya,” tutur Iwa

%d blogger menyukai ini: