Yakin Masih Mau Berkerumun? Siap-siap Penjara 4 Bulan

Sumedang, TiNewss.com – Pemerintah dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, sangat serius dalam upaya melakukan pencegahan mewabahnya virus corona. Hal ini terbukti dengan dikeluarkannya Maklumat Kapolri, Jendral Polisi Idham Azis.

Selain itu, polisi juga gencar melakukan sosialisasi ancaman hukuman bagi yang melakukan pelanggaran terhadap masyarakat yang masih berkerumun. Padahal sudah beberapa kali Pemerintah melakukan sosialisasi untuk menjaga jarak sosial atau social distancing.

Berikut ini adalah ancamannya jika masyarakat masih juga mencoba menghalangi petugas atau pejabat yang sedang melaksanakan tugas termasuk sanksi tegas bagi mereka yang masih berkerumun.

Pasal 212 KUHP
“Barangsiapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah, atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya, diancam karena melawan pejabat, dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah“.

Pasal 214 Ayat 1 KUHP
Jika dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun

Pasal 216 Ayat 1 KUHP
Barangsiapa dengan sengaja tidak menurutu perintah atau permintaan yang dilakukan menurut Undang-undang oleh pejabat yang ditugasnya mengawasi sesuatu, atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana. Demikian pula barangsiapa dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau mengagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan Undang-undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah.

Pasal 218 KUHP
Barangsia pada waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang, diancam karena ikut serta perkelompokan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana paling banyak sembilan ribu rupiah.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: